Rabu, 23 Januari 2013

Rabu, 16 Januari 2013

Lagu Kebangsaan Perawat Seluruh Indonesia. MARS PPNI


Persatuan perawat nasional Indonesia
Ujud ikatan profesi perawatan
Tempat membina dan mengembangkan kemampuan diri
Dalam membuktikan keberadaannya
Menapaklah dengan keyakinan lebih pasti
Sejajar dalam abdikan diri
Bangkit berdiri dan langkahkan kakimu itu
Menatap hari esok penuh asa

Keperawatan?


10 Spesialisasi Keperawatan dengan Gaji Tertinggi

Ketika anda lulus dari sekolah keperawatan, mungkin anda mempertimbangkan untuk langsung bekerja atau mengikuti pendidikan-pelatihan untuk mengambil spesialisasi tertentu. Dari berbagai banyak spesialisasi, berikut ini adalah 10 Spesialisasi Keperawatan dengan Gaji Tertinggi. Yang perlu dicatat, tingkatan ini baru berlaku di luar negeri. Bagaimana dengan di Indonesia? Kita tunggu saja!

Minggu, 13 Januari 2013

UMT Choir

Paduan suara atau kor (dari bahasa Belanda, koor) merupakan istilah yang merujuk kepada ensembel musik yang terdiri atas penyanyi-penyanyi maupun musik yang dibawakan oleh ensembel tersebut. Umumnya suatu kelompok paduan suara membawakan musik paduan suara yang terdiri atas beberapa bagian suara (bahasa Inggris: part, bahasa Jerman: Stimme)

Paduan suara biasanya dipimpin oleh seorang dirigen atau choirmaster yang umumnya sekaligus adalah pelatih paduan suara tersebut. Umumnya paduan suara terdiri atas empat bagian suara (misalnya sopran, alto, tenor, dan bas), walaupun dapat dikatakan bahwa tidak ada batasan jumlah suara yang terdapat dalam paduan suara. Selain empat suara, jumlah jenis suara yang paling lazim dalam paduan suara adalah tiga, lima, enam, dan delapan. Bila menyanyi dengan satu suara, paduan suara tersebut diistilahkan menyanyi secara unisono.
Paduan suara dapat bernyanyi dengan atau tanpa iringan alat musik. Bernyanyi tanpa iringan alat musik biasanya disebut sebagai bernyanyi a cappella. Bila bernyanyi dengan iringan, alat musik pengiring paduan suara dapat terdiri atas alat musik apa saja, satu, beberapa, atau bahkan suatu orkestra penuh.
Untuk latihan paduan suara, alat pengiring yang digunakan biasanya adalah piano, termasuk bahkan jika pada penampilannya digunakan alat musik lain atau ditampilkan secara a cappella

 Aku suka banget sama musik&suara, dann suatu kebanggan tersendiri bagiku untuk bisa menjadi bagian dari "Voice Of UMT" atau UMT Choir:)
ini dia foto perform pertamaku di Acara Wisuda Univ. Muhammadiyah Tangerang



 

Kamis, 10 Januari 2013

ROKOK?


Proses pembentukan MSG (penyedap)


·         Langkah-langkah proses produksi :
1)      Unit Fermentasi
2)      Unit Isolasi
3)      Unit Refining

Proses terjadinya penyakit asam urat


1.      Konsumsi zat yang mengandung purin secara berlebihan
2.      Zat purin dalam jumlah banyak masuk dalam tubuh, kemudian melalui metabolisme berubah menjadi asam urat
3.      Kadar asam urat dalam tubuh meningkat, sehingga ginjal tidak mampu membuang kelebihan asam urat
4.      Kristal asam urat yang berlebih menumpuk di persendian
5.      Akibatnya sendi kita terasa nyeri, membengkak, meradang, panas dan kaku
Selain konsumsi makanan yang banyak mengandung zat purin, konsumsi alkohol juga dapat meningkatkan resiko terkena penyakit asam urat. Alkohol menyebabkan pembuangan asam urat lewat urine berkurang, sehingga asam urat tetap bertahan dalam peredaran darah dan menumpuk di persendian.
Sebagai akibat asam urat, ginjal juga akan mengalami gangguan. Pada kasus yang parah, penderita sampai tidak bisa jalan karena persendian terasa sangat sakit jika bergerak. Tulang di sekitar sendi juga bisa keropos / mengalami pengapuran tulang.
Yang dimaksud dengan asam urat adalah kristal-kristal yang terbentuk sebagai hasil metabolisme zat purin (bentuk turunan dari nukleoprotein). Purin merupakan salah satu komponen asam nukleat yang terdapat pada inti sel semua makhluk hidup. Purin terdapat dalam tubuh kita, terdapat juga pada makanan yang berasal dari hewan dan tumbuhan (daging, jeroan, sayur, buah, kacang, dsb.). Selain itu, purin juga bisa dihasilkan dari perusakan sel-sel tubuh yang terjadi baik secara normal ataupun karena penyakit tertentu.
Saat kita mengkonsumsi makanan yang berasal dari tubuh makhluk hidup, zat purin yang terkandung di dalamnya ikut berpindah ke dalam tubuh kita. Makanan yang masuk akan diolah oleh tubuh, melalui proses metabolisme dan menghasilkan asam urat. Jadi setiap orang punya kadar asam urat dalam tubuh. Penyakit asam urat terjadi jika kadar asam urat berlebihan (karena purin yang masuk terlalu banyak). Tubuh manusia sudah menyediakan 85% senyawa purin untuk kebutuhan sehari-hari, yang berarti kebutuhan purin dari makanan hanya sekitar 15%.
Dalam kondisi normal, asam urat yang dihasilkan akan dikeluarkan oleh tubuh dalam bentuk urine dan feses (tinja/kotoran). Proses pembuangan ini diatur oleh ginjal, yang berfungsi mengatur kestabilan kadar asam urat dalam tubuh. Namun jika kadar asam urat berlebihan, ginjal akan kewalahan dan tidak sanggup mengaturnya sehingga kelebihan kristal asam urat tersebut akan menumpuk pada sendi dan jaringan. Ini sebabnya persendian kita terasa nyeri dan bengkak.

Rabu, 09 Januari 2013

PENTINGKAH RUU KEPERAWATAN BAGI PERAWAT?


 Menurut saya, di era globalisasi seperti sekarang ini sangat penting untuk setiap profesi untuk memiliki undang-undang yang menyangkut profesi tersebut. Undang-undang ini berperan penting sebagai jati diri kedudukan dan posisi profesi tersebut di dalam suatu Negara bahkan dunia di dalam lingkungan atau dunia kerja. Undang-undang profesi ini merupakan suatu kekuatan hukum yang dapat digunakan sebagai pedoman dan pegangan suatu profesi dalam menjalankan perannya di dunia kerja.

Di Indonesia perawat merupakan contoh profesi yang belum memiliki undang-undang untuk profesi mereka, walaupun rancangan undang-undang keperawatan telah di ajukan kepada pemerintah namun sampai saat ini rancangan undang-undang tersebut belum juga di sahkan oleh pemerintah untuk menjadi undang-undang keperawatan yang sah dan dapat digunakan sebagai pedoman dan pegangan hukum bagi para perawat. Masyarakat yang berprofesi sebagai perawat tak jarang mendesak dan berharap pemerintah untuk segera mengesahkan undang-undang keperawatan tersebut. Mengingat tidak lama ini telah diberlakukan kesepakatan di dunia yang memperbolehkan tenaga kerja perawat lintas Negara. Dari kesepakatan tersebut kita dapat melihat dan mengetahui bahwa perawat dari luar dapat masuk ke Negara kita dan bukan tidak mungkin perawat perawat Indonesia sendiri akan tergusur oleh perawat-perawat yang berasal dari luar. Hal ini bias saja terjadi karena perawat-perawat dari luar sudah memiliki undang-undang keperawatan yang pasti di Negara mereka masing-masing yang dapat menegaskan dan menjadi jati diri mereka sebagai suatu profesi yang di akui di dunia kerja dalam negeri mereka dan di dunia.

Oleh karena itu sebagai suatu profesi yang memiliki peran penting dalam dunia kesehatan di negeri ini. Sangatlah penting bagi perawat memiliki undang-undang yang dapat menjadi pedoman dan pegangan mereka untuk dapat di akui dan eksis sebagai suatu profesi di negeri ini dan di dunia. Melihat hal itu tidaklah berlebihan apabila undang-undng keperawatan segera di sahkan agar profesi perawat Indonesia dapat sejajar dan eksis di mata dunia agar lebih dihargai.

Sabtu, 05 Januari 2013

UMT Siap jadi Perguruan Tinggi Kelas Dunia


Perkuat Kerjasama dengan Universitas Tasmania dan Box Hill Institute Australia
UMT & UTAS UNIVERSITAS Muhammadiyah Tangerang (UMT) terus melakukan gebrakan menuju perguruan tinggi berkualitas dunia. Terbaru, UMT memperkuat kerjasama dengan The University of Tasmania (UTAS) dan Box Hill Institute Australia. Menurut Direktur Lembaga Penjaminan Mutu UMT Prof. Dr. H. Aris Gumilar, MM. Kerjasama ini dimaksudkan untuk meningkatkan mutu pendidikan dan penelitian maupun penerapannya di berbagai bidang keilmuan.

Kerjasama antar dua lembaga ini diteken saat pimpinan UMT berkunjung ke UTAS Australia pada Selasa (12/11) dan Boxill Institut 15/11 lalu. melalui kantor perwakilannya di Jakarta, Chief of Chancellor (Rektor) UTAS, Prof. Paul Rigby dan Vice Presiden-International and Enterprises Prof. Noel Lyons dari Box Hill Institut mengundang Pimpinan UMT untuk membicarakan rincian kerjasama yang selanjutnya akan dituangkan dalam dokumen Nota Kesepahaman (Memory of Undertanding/MoU) di level masing-masing universitas.
Delegasi UMT yang berkunjung ke UTAS dan Box Hill Institute Australia, antara lain Rektor H. Achmad Badawi, S. Pd., SE., MM, Wakil Rektor bidang Akademik, Ahmad Amarullah, M. Pd, Wakil Rektor bidang Kepegawaian dan Keuangan, Ds. H. M. Bay Masruri, MM, Wakil Rektor bidang Alumni, Kemahasiswaan dan Kerjasama antar Lembaga, Drs. H. Desri Arwen, M. Pd, Dekan FKIP UMT, Enawar, S. Pd, MM, Direktur Lembaga Penjaminan Mutu UMT, Prof. Dr. H. Aris Gumilar, MM., Rita Sekarsari, S.Kp, MHSM, mewakili FIKES, Drs. Nazarudin Hadiwijaya, MM. Mewakili Biro Administrasi Umum.
Pada kunjungan itu, disepakati penandatanganan MoU antara H. Achmad Badawi, S. Pd., SE., MM mewakili UMT Indonesia dan Prof. Paul Rigby mewakili jajaran Pimpinan UTAS serta Prof. Noel Lyons sebagai Vice Presiden-International and Enterprises mewakili Box Hill Institute Australia, juga disaksikan Konsulat Jenderal Indonesia di Sidney, Mr Gary RM Jusuf dan Perwakilan Atase Pendidikan Republik Indonesia untuk Australia.
Beberapa point global yang disepakati dalam kerjasama meliputi pengembangan tenaga profesional, kegiatan penelitian bersama, pertukaran mahasiswa dan dosen dan memberikan akses bagi mahasiswa UMT yang berminat melanjutkan studi ke berbagai perguruan tinggi di Australia.
Rektor UTAS, Prof. Paul Rigby maupun Prof. Noel Lyons Vice Presiden-International and Enterprises Box Hill Institute dalam kesempatan itu mengatakan, kerjasama di level Fakultas perlu diperluas di tingkat universitas agar peluang para dosen dan peneliti di kedua universitas dapat lebih efektif.
Lebih lanjut dikatakan Prof. Paul Rigby, kunjungan UMT ke Australia kali ini merupakan kunjungan kedua UMT setelah sebelumnya kesepakatan kerjasama antara UMT dengan Victoria University. Dengan demikian, UMT menjadi salah satu perguruan tinggi di Indonesia yang cukup dikenal karena komitmennya untuk peningkatan daya saing pendidikan. Dan bagi UTAS dan Box Hill Institute kunjungan UMT merupakan yang pertama dan menjadi babak baru dalam pengembangan kualitas pendidikan. “Kami merasa bangga UMT memilih UTAS sebagai partner kerjasama. Kami berharap kerjasama ini akan berlangsung secara baik dan berdampak positif bagi kedua perguruan tinggi,” ungkap Prof. Paul Rigby.
Ditambahkan Prof. Noel Lyons, bahwa Box Hill Institute saat ini telah mengembangkan teknologi unggulan di bidang peningkatan kualifikasi keguruan (dosen), dan penemuan-penemuan ilmiah pada bidang kesehatan maupun manajemen yang diharapkan dapat dikerjasamakan dengan berbagai perguruan tinggi lain, termasuk UMT.
Dalam pengembangan ilmu di bidang kedokteran sudah sangat maju di University of Tasmania. University of Tasmania juga sangat tertarik untuk mengembangkan kerjasama di bidang Art, Design and Culture. Untuk itu University of Tasmania akan segera memproses dokumen MoU yang diharapkan dapat memayungi semua kegiatan kerjasama akademik di kedua universitas yang antara lain adalah pengiriman masing-masing mahasiswa di kedua universitas untuk tugas belajar baik program degree maupun non-degree selain program kerjasama yang sudah lazim dilakukan yaitu penelitian, seminar dan publikasi.
Keberlanjutan kegiatan penelitian bagi para dosen yang melibatkan mahasiswa dalam rangka meningkatkan kualitas kegiatan belajar mengajar di program studi tertentu merupakan program yang perlu terus dikembangkan. Kegiatan penelitian yang selama ini dilakukan oleh para dosen di lingkungan Fakultas Keguruan/Ilmu Pendidikan (FKIP) dan Fakultas Kesehatan (Fikes) telah dilakukan dengan sangat intensif dan diharapkan dapat menghasilkan berbagai hasil penelitian yang tidak saja bermanfaat bagi proses belajar mengajar, namun juga bagi masyarakat luas. Dan ini merupakan komitmen UMT untuk menjadi perguruan tinggi berbasis penelitian.
“Hasilnya kelak dapat dapat dimanfaatkan oleh masyarakat banyak melalui hasil penelitian tersebut,” kata Wakil Rektor UMT bidang Alumni, Kemahasiswaan dan Kerjasama, Drs. H. Desri Arwen, M. Pd dalam sambutannya pada saat mendampingi Rektor dalam penandatanganan MoU di hadapan para pejabat tinggi University of Tasmania Australia, Rabu (14/11/2012) di Conference Room University of Australia.
Menurut Wakil Rektor bidang Akademik, Ahmad Amarullah, penguatan program kerjasama khususnya di bidang penelitian yang dilakukan bersama dengan tim dari University of Tasmania perlu terus dilakukan dan dikembangkan, sehingga diharapkan dapat dilakukan penelitian lintas keilmuan di level kedua universitas.
Kerjasama penelitian ini, imbuh Amarullah, dapat menjadi referensi bagi para dosen di level kedua universitas bahwa yang dilakukan oleh para akademisi di Australia terkait pengembangan keilmuan sudah mengarah pada pemenuhan kebutuhan kompetensi keilmuan dan sesuai dengan kebutuhan kepakaran di dalam menjalankan penelitian.
Pada kesempatan tersebut juga diserahkan Nota Kesepakatan (Memory of Agreement/MoA) antara kedua institusi di level Universitas sebagai bukti dukungan terhadap berbagai kegiatan terkait dengan penelitian, publikasi dan kegiatan akademik di tingkat internasional di antara kedua belah pihak.
Prof. Andrew Prosman menyampaikan beberapa kesepakatan kerjasama yang akan dijalin oleh UMT dan UTAS. “Program kerjasama yang akan dilakukan meliputi short course dan academic upgrade program bagi para dosen kunjungan bagi staf dan mahasiswa (staff and student study tours), pertukaran mahasiswa, pengembangan kurikulum (curriculum development) dan beberapa program kerja sama lainnya,” jelasnya.
Seusai penandatanganan MoU dengan UTAS dan Box Hill Institute, delegasi UMT juga diterima dan berkesempatan melakukan diskusi dengan Konsulat Jenderal Indonesia di Sidney di Kantor Konsulat Jenderal Sydney, Australia bersama-sama dengan para pejabat pada Atase Pendidikan Republik Indonesia untuk Australia. Dan masuk hari berikutnya, Rabu (14/11/2012), Pimpinan UMT melakukan pertemuan di Department of Industry Innovation, Science, Research and Tertiary Education.
Dalam kesempatan tersebut dilangsungkan pertemuan, berinteraksi dan berdiskusi secara langsung dengan para tenaga edukatif di UTAS maupun di Box Hill Institute untuk mengetahui lebih dekat bagaimana proses pembelajaran dan iklim akademik yang berlangsung di UTAS dan Box Hill Institute Australia. Dan dengan tingginya minat pergruan tinggi internasional untuk bekerjasama dengan UMT, boleh dikatakan saat ini UMT telah benar-benar siap untuk menjadi salah satu perguruan tinggi berkelas dunia (World Class University). (adv)