1. Konsumsi zat yang mengandung purin
secara berlebihan
2. Zat purin dalam jumlah banyak masuk
dalam tubuh, kemudian melalui metabolisme berubah menjadi asam urat
3. Kadar asam urat dalam tubuh
meningkat, sehingga ginjal tidak mampu membuang kelebihan asam urat
4.
Kristal
asam urat yang berlebih menumpuk di persendian
5.
Akibatnya
sendi kita terasa nyeri, membengkak, meradang, panas dan kaku
Selain konsumsi makanan yang banyak mengandung zat purin,
konsumsi alkohol juga dapat meningkatkan resiko terkena penyakit asam urat.
Alkohol menyebabkan pembuangan asam urat lewat urine berkurang, sehingga asam
urat tetap bertahan dalam peredaran darah dan menumpuk di persendian.
Sebagai akibat asam urat, ginjal juga akan mengalami
gangguan. Pada kasus yang parah, penderita sampai tidak bisa jalan karena
persendian terasa sangat sakit jika bergerak. Tulang di sekitar sendi juga bisa
keropos / mengalami pengapuran tulang.
Yang dimaksud
dengan asam urat adalah kristal-kristal yang terbentuk sebagai hasil
metabolisme zat purin (bentuk turunan dari nukleoprotein). Purin merupakan
salah satu komponen asam nukleat yang terdapat pada inti sel semua makhluk
hidup. Purin terdapat dalam tubuh kita, terdapat juga pada makanan yang berasal
dari hewan dan tumbuhan (daging, jeroan, sayur, buah, kacang, dsb.). Selain
itu, purin juga bisa dihasilkan dari perusakan sel-sel tubuh yang terjadi baik
secara normal ataupun karena penyakit tertentu.
Saat kita
mengkonsumsi makanan yang berasal dari tubuh makhluk hidup, zat purin yang
terkandung di dalamnya ikut berpindah ke dalam tubuh kita. Makanan yang masuk
akan diolah oleh tubuh, melalui proses metabolisme dan menghasilkan asam urat.
Jadi setiap orang punya kadar asam urat dalam tubuh. Penyakit asam urat terjadi
jika kadar asam urat berlebihan (karena purin yang masuk terlalu banyak). Tubuh
manusia sudah menyediakan 85% senyawa purin untuk kebutuhan sehari-hari, yang
berarti kebutuhan purin dari makanan hanya sekitar 15%.
Dalam kondisi
normal, asam urat yang dihasilkan akan dikeluarkan oleh tubuh dalam bentuk
urine dan feses (tinja/kotoran). Proses pembuangan ini diatur oleh ginjal, yang
berfungsi mengatur kestabilan kadar asam urat dalam tubuh. Namun jika kadar
asam urat berlebihan, ginjal akan kewalahan dan tidak sanggup mengaturnya
sehingga kelebihan kristal asam urat tersebut akan menumpuk pada sendi dan
jaringan. Ini sebabnya persendian kita terasa nyeri dan bengkak.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar